Daut Dangir Matun Kosa Kata Jawa Untuk Pertanian

Pertanian dan perkebunan di dalam dinamika kehidupan masyarakat Desa Tremes adalah satu hal yang bersifat tradisi secara turun temurun. Meskipun banyak dibangun pabrik-pabrik di sekitaran Wonogiri, akan tetapi profesi bercocok tanam tidak mudah di tinggalkan begitu saja. Dari generasi ke generasi akan selalu ada dan muncul generasi baru yang menekuni bidang pertanian dan perkebunan.

Menikmati sarapan di areal persawahan membawa kenikmatan tersendiri

Dalam dunia pertanian di Jawa pada umumnya dan di Desa Tremes pada khususnya, terdapat kosa kata-kosa kata yang jamak di lafalkan ketika berbicara terkait dengan bercocok tanam, seringkali kosa kata ini memiliki makna dan arti yang berbeda di antara satu desa dengan desa yang lain.

Gotong royong penuh keakraban dalam memanen padi

Dalam mensikapi hal tersebut, admin mencoba merangkum beberapa kosa kata yang jamak di ucapkan dalam pertanian dan perkebunan jawa beserta maknanya, seperti  :

  • Tandur                  : kegiatan menanam padi.
  • Matun                  : membersihkan rumput-rumput liar di areal persawahan.
  • Derep                   : memanen padi
  • Macul                   : mencangkul tanah pertanian/perkebunan.
  • Dangir                  : membersihkan rumput liar dengan cangkul (untuk tegalan).
  • Besik                    : membersihkan rumput liar dengan sabit (untuk tegalan).
  • Lep                       : mengairi sawah (biasanya sawah dengan sistem pembagian waktu)
  • Ndaut                   : memindahkan bibit padi dari tempat persemaian ke sawah.
  • Mluku                   : membajak tanah persawahan setelah panen.
  • Nggaru                 : merapikan tanah persawahan setelah di bajak.
  • Papan pinihan      : tempat persemaian bibit padi.
  • Tulakan                : muara saluran air.
  • Katiran                 : saluran air dari muara ke persawahan.
  • Galengan             :  jalan kecil sebagai batas sawah.
  • Gandengan          : saluran air untuk tanah tegalan.
  • Kedokan               : sistem pembagian luasan tanah persawahan dalam ukuran yang lebih kecil.

Masih banyak kosa kata yang mungkin belum masuk dalam catatan di atas, penulisan ini di maksudkan untuk melestarikan kosa kata pertanian jawa yang bisa jadi asing bagi generasi muda sekarang ini. (admin)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan