Dusun Kerok Dan Semanding Waspada Pencuri

ilustrasi pencurian

Desa Tremes –  Akhir-akhir ini warga Dusun Kerok dan Semanding dibuat resah dengan adanya tindak pencurian yang menyasar pada hewan ternak warga di kedua dusun tersebut.

Seperti yang di sampaikan oleh Kepala Dusun (Kadus) Semanding, Suharno, di wilayahnya pencurian hewan ternak ini telah terjadi pada 5 rumah tinggal yang berada di lingkungan RT 03 yang notabene masih satu lingkungan dengan rumah tempat tinggal Kadus Semanding itu sendiri. Suharno sendiri bahkan juga kehilangan beberapa ekor ayam yang dipelihara sedari kecil.

Gapura masuk Dusun Semanding

Kejadian yang menimpa warga Semanding ini mengakibatkan kerugian tersendiri bagi warga yang mengalami tindak pencurian yang di duga dilakukan oleh pelaku lama. Kecurigaan ini muncul pada warga Semanding karena rata-rata pelaku melakukan aksinya malam hari  di saat warga sedang mengadakan pengajian dalam rangka mengirim doa bagi salah satu warga yang meninggal dunia.

Kejadian yang sama juga terjadi di Dusun Kerok yang bersebelahan dengan Semanding, modus yang digunakan pun juga sama, memanfaatkan kelengahan warga Kerok di saat sedang melakukan pengajian. Hal inilah yang menimbulkan dugaan bahwa pelaku pencurian ini adalah pelaku yang sama dengan orang yang melakukan pencurian di Semanding. Untungnya kejadian di Kerok belum sampai menimbulkan kerugian karena pelaku pencurian keburu kepergok salah satu warga Kerok ketika akan melakukan aksinya.

Tercatat sudah 2 orang warga Kerok yang memergoki pelaku sedang berusaha melancarkan aksinya di saat warga Kerok yang lain sedang melakukan pengajian. Peristiwa percobaan pencurian terakhir terjadi di rumah Sarno, Kerok RT 02 RW 05, pada Senin malam (07/05/2018) pukul 20.50 WIB, pelaku yang berusaha masuk lewat pintu belakang terpergok Wulan (istri Sarno) yang saat itu tidak mengikuti pengajian.

Merasa dipergoki oleh pemilik rumah pelaku langsung melarikan diri ke arah timur, beberapa pemuda Kerok yang saat itu di sekitar rumah korban berusaha mengejar pelaku kesulitan menangkap pelaku yang sepertinya sudah hafal dengan kondisi wilayah Dusun Kerok. Sampai tengah malam puluhan warga Kerok yang bersiaga dan terus mencari keberadaan pelaku pulang dengan tangan hampa.

Dengan adanya kejadian yang terjadi pada 2 dusun ini membuat warga Desa Tremes harus meningkatkan kewaspadaan terhadap semua potensi gangguan keamanan dan ketertiban, apalagi menjelang bulan Ramadhan tahun ini. Kegiatan poskamling harus di tingkatkan kembali untuk meningkatkan rasa keamanan bagi warga sekitar. (admin)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan