Mengurangi Angka Pengangguran Di Desa Untuk Mengentaskan Kemiskinan

Kegiatan pelatihan untuk pengangguran di BLK Disnaker Wonogiri (ilustrasi).

“Kemiskinan dan pengangguran seperti 2 sisi mata uang yang tidak bisa di pisahkan,” demikian yang di sampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DisnakerTrans) Kabupaten Wonogiri ketika di temui oleh admin bersama koordinator website desa Kabupaten Wonogiri, Maryanto, Operator Website Desa Pare Selogiri dan Agung S, Operator Website Desa Sendang Wonogiri yang juga sebagai Sekdes Desa Sendang Kecamatan Wonogiri.

Dalam satu keluarga yang miskin menurut beliau salah satunya karena anggota keluarga tersebut dalam keadaan menganggur, baik sebagai pengangguran total maupun sebagai pengangguran yang terselubung. Artinya orang yang memiliki pekerjaan akan tetapi pekerjaan tersebut tidak kurang dari 8 jam perhari dan tentunya penghasilan yang di miliki tidak sesuai atau tidak bisa memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

(Ilustrasi) Kunjungan Kadisnakertrans Wonogiri di Desa Tremes .

Menindaklanjuti realita tersebut, Disnakertrans berinisiatip mengandeng Pemerintah Desa di Wonogiri untuk melakukan pendataan tentang pengangguran dalam rangka mengurangi angka kemiskinan di wilayah Wonogiri melalui pendataan angka pengangguran.

“ Kami berharap data ini dapat di perbarui dalam rentang waktu 6 bulan sekali sampai 1 tahun sekali,” lanjut mantan Camat Jatiroto dan Manyaran ini. “ Dan Disnaker berharap operator website desa yang sekarang ini sudah memiliki fasilitas pengelolaan data desa dapat mengoptimalkan data yang nantinya akan dapat kami (Disnaker) gunakan sebagai peng-klasifikasi-an terkait penyaluran pengangguran itu sendiri.”

Sebagai wakil dari rekan-rekan operator website desa, Arief Gunawan yang sekaligus admin dari website Desa Tremes menyambut positip dengan permintaan dari Disnaker tersebut. Apalagi dengan keberadaan dari website desa itu sendiri dapat di harapkan ada interaksi yang positip antara warga desa khususnya yang masih menganggur untuk dapat mendapatkan pelatihan ataupun pekerjaan yang sesuai dengan bidang yang di sukainya.

Pendataan pengangguran ini sebagai tindaklanjut dari data dasar pengangguran yang di susun oleh Disnakertrans pada tahun 2017, yang tentunya angka-angka pengangguran tersebut bersifat dinamis, dimana harus ada validasi data pada periode-periode tertentu. Dan melalui operator website desa yang notabene juga sebagai perangkat desa tentu memiliki akses yang lebih akurat terkait dengan jumlah pengangguran yang ada di desanya masing-masing. Semoga rencana yang yang positip ini dapat direspon dengan positip pula oleh operator website desa lain di Kabupaten Wonogiri. (Admin)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan