Spanduk Cagub Mulai Bermunculan

Pemasangan alat peraga kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Tremes telah selesai dilakukan pada Jum’at (13/04/2018). Alat peraga kampanye yang secara resmi di keluarkan oleh KPUD Jawa Tengah ini memuat gambar 2 pasangan Cagub dan Cawagub Jawa Tengah yang akan bertarung memperebutkan Jawa Tengah 1 dan 2 pada 27 Juni 2018.

Masing-masing pasangan Cagub dan Cawagub menampilkan jargon mereka dengan harapan dapat memikat pemilih melalui spanduk yang tata cara pembuatan dan pemasangannya di sesuaikan dengan aturan dari KPU Pusat. Hal ini di lakukan agar pada masa kampanye ini tidak terjadi pemasangan spanduk-spanduk dan alat peraga kampanye yang tidak beraturan dari partai pengusung ataupun dari simpatisan Cagun dan Cawagub, karena dengan pemasangan yang di atur seperti ini keindahan sekitar lokasi pemasangan spanduk dapat terjaga.

Pemasangan di lokasi Dusun Semanding

Untuk Desa Tremes sendiri terdapat 2 titik lokasi pemasangan spanduk kampanye, lokasi pertama di tikungan jalan raya depan percetakan “ELOK” Tremes yang masuk wilayah RT 01 RW 01 Dusun Tremes. Sementara untuk lokasi pemasangan ke-2 ada di wilayah Semanding RT 01 RW 04 Tremes.

Ketua PPS Desa Tremes, Aris “Sentun” mengatakan bahwa pemasangan alat peraga kampanye ini menyesuaikan jadwal dan aturan dari KPUD , jadi diharapkan masyarakat luas terutama warga Desa Tremes dapat mengetahui dan menyimak apa yang menjadi visi dan misi dari masing-masing Cagub dan Cawagub.  Sementara itu, terlihat di lokasi pemasangan anggota PPS Desa Tremes yang lain seperti Rinanto dan Jumadi yang di di dampingi Waluyo, anggota Panwaslu Kecamatan Sidoharjo .

Waluyo Anggota Panwaslu turut membantu pemasngan

Respon dari warga sekitar lokasi pemasangan pun tampak positip, karena selama ini warga merasa proses pilgub Jawa Tengah 2018 ini seakan sepi tidak seperti Pemilu-pemilu atau ajang pesta demokrasi sebelumnya yang penuh dengan spanduk-spanduk atau bendera-bendera dari partai politik. Warga pun berharap dalam pilgub tahun ini tidak terjadi gejolak yang berarti, karena imbasnya jika terjadi satu hal yang tidak diinginkan, tentu warga desa juga yang merasakan dampaknya. (admin)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan